Tidak disangka bahwa minum air minum dalam kemasan dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang mungkin tidak kita ketahui,yang seharusnya membuat sehat malah sebaliknya berdasarkan kutipan dari DetikHealth berikut ini.
Semua orang tahu bahwa kebiasaan meminum air mineral sebanyak 8 gelas
per hari, baik untuk tubuh. Namun jika meminum air dari kemasan botol,
justru bisa membahayakan, Seperti yang dikutip dari fitbie. Mengapa?
1. Buat Bibir Cepat Keriput
Dikutip dari Lookbeauty, saat meneguk air dari botol, bibir secara
spontan akan mengerut untuk menyesuaikan dengan lebar lubang botol.
Gerakan mengerut inilah yang bisa menyebabkan timbulnya garis-garis dan
kerutan pada bibir. Jika terus menerus dibiasakan minum air dari botol,
lipatan-lipatan akan terbentuk pada bibir secara permanen yang tampak
seperti kerutan.
Ahli Dermatologi Dr. Marilyn Berzin, menjelaskan, efek bibir berkerut
karena minum dari botol bisa sama buruknya dengan merokok. Marilyn juga
mengatakan, kerutan di bibir akan permanen jika kebiasaan itu sering
dilakukan selama lebih kurang dua tahun.
2. Bisa Memicu Obesitas
Zat kimia yang digunakan dalam membuat kemasan plastik, seringkali
dikaitkan dengan risiko kanker dan bahkan diberi label zat beracun. Zat
itu adalah bisphenol A (BPA), bahan kimia yang umum digunakan untuk
membuat botol plastik. BPA merupakan endocrine disruptor yang dapat
mempengaruhi aktivitas hormon normal di dalam tubuh.
Sebuah laporan yang diterbitkan pekan lalu menunjukkan bahwa BPA bisa
'menipu' tubuh untuk meningkatkan lebih banyak lemak. Selain itu, BPA
juga dapat membuat bertambahnya produksi insulin (cara tubuh mengatur
lemak dan karbohidrat). Jika terlalu banyak insulin, tubuh menjadi
'kebal' terhadap dampaknya, yaitu kenaikan berat badan dan diabetes tipe
2.
3. Mulut Galon Air Mengandung Bakteri
"Tisu yang diberikan ketika membeli air galon mengandung alkohol yang
bisa digunakan untuk membunuh bakteri. Yang sebaiknya dilap itu mulutnya
karena bagian itu yang masuk ke dalam dispenser dan bukan bagian
badannya yang diberikan alkohol," ujar Prof Dr Ir Deddy Muchtadi dari
Institut Pertanian Bogor, seperti yang dikutip dari detikhealth.
Sumber :
http://boedi17.heck.in/efek-buruk-minum-air-mineral-dalam-kemas.xhtml
Detik.com
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 02 Februari 2013
Jumat, 01 Februari 2013
Rokok = Pembunuh
Peringatan tentang bahayanya merokok memang sudah tidak mempan lagi untuk menghimbau msyarakat agar berhenti merokok,kebiasaan masyarakat yang kecanduan rokok memang sulit untuk dihentikan.
Pemerintah memang serba salah jika ingin menegakkan undang-undang menghapuskan rokok,karena di Indonesia industri rokok berpengaruh terhadap perekonomian,memang harus ada langkah lain yang tegas dan tepat agar masyarakat dapat mengurangi konsumsi rokok.
Berikut zat berbahaya yang terkandung pada rokok:
1. Nikotin
Zat ini mengandung candu bisa menyebabkan seseorang ketagihan untuk trus menghisap rokok
Pengaruh bagi tubuh manusia :
Bahan dasar pembuatan aspal yang dapat menempel pada paru-paru dan bisa menimbulkan iritasi bahkan kanker
Pengaruh bagi tubuh manusia :
Gas yang bisa menimbulkan penyakit jantung karena gas ini bisa mengikat oksigen dalam tubuh.
Pengaruh bagi tubuh manusia :
Pengaruh bagi tubuh manusia :
Zat-zat asing berbahaya tersebut adalah zat yang terkandung dalam dalam ASAP ROKOK, dan ada 4000 zat kimia yang terdapat dalam sebatang ROKOK, 40 diantaranya tergolong zat yang berbahaya misalnya : hidrogen sianida (HCN) , arsen, amonia, polonium, dan karbon monoksida (CO).
Berikut penyakit-penyakit yang ditimbulkan oleh rokok:
1. Penyakit jantung
2. Penyakit paru
3. Kanker paru dan kanker lainnya
4. Diabetes
5. Impotensi
6. Menimbulkan Kebutaan
7. Penyakit mulut
8. Gangguan Janin
9. Gangguan Pernafasan
Memang sulit bagi yang sudah kecanduan rokok untuk berhenti merokok, tapi jika benar-benar ingin berhenti merokok dan di barengi dengat niat yang sungguh-sungguh ,pasti keinginan merokok dapat di hilangkan.
Sumber :
http://kemonbaca.blogspot.com/2012/08/bahaya-merokok-akibat-dan-bahaya-rokok.html
Pemerintah memang serba salah jika ingin menegakkan undang-undang menghapuskan rokok,karena di Indonesia industri rokok berpengaruh terhadap perekonomian,memang harus ada langkah lain yang tegas dan tepat agar masyarakat dapat mengurangi konsumsi rokok.
Berikut zat berbahaya yang terkandung pada rokok:
1. Nikotin
Zat ini mengandung candu bisa menyebabkan seseorang ketagihan untuk trus menghisap rokok
Pengaruh bagi tubuh manusia :
- menyebabkan kecanduan / ketergantungan
- merusak jaringan otak
- menyebabkan darah cepat membeku
- mengeraskan dinding arteri
Bahan dasar pembuatan aspal yang dapat menempel pada paru-paru dan bisa menimbulkan iritasi bahkan kanker
Pengaruh bagi tubuh manusia :
- membunuh sel dalam saluran darah
- Meningkatkan produksi lendir diparu-paru
- Menyebabkan kanker paru-paru
Gas yang bisa menimbulkan penyakit jantung karena gas ini bisa mengikat oksigen dalam tubuh.
Pengaruh bagi tubuh manusia :
- mengikat hemoglobin, sehingga tubuh kekurangan oksigen
- menghalangi transportasi dalam darah
Pengaruh bagi tubuh manusia :
- Memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh
- Mengotori saluran udara dan kantung udara dalam paru-paru
- Menyebabkan batuk
Zat-zat asing berbahaya tersebut adalah zat yang terkandung dalam dalam ASAP ROKOK, dan ada 4000 zat kimia yang terdapat dalam sebatang ROKOK, 40 diantaranya tergolong zat yang berbahaya misalnya : hidrogen sianida (HCN) , arsen, amonia, polonium, dan karbon monoksida (CO).
Berikut penyakit-penyakit yang ditimbulkan oleh rokok:
1. Penyakit jantung
2. Penyakit paru
3. Kanker paru dan kanker lainnya
4. Diabetes
5. Impotensi
6. Menimbulkan Kebutaan
7. Penyakit mulut
8. Gangguan Janin
9. Gangguan Pernafasan
Memang sulit bagi yang sudah kecanduan rokok untuk berhenti merokok, tapi jika benar-benar ingin berhenti merokok dan di barengi dengat niat yang sungguh-sungguh ,pasti keinginan merokok dapat di hilangkan.
Sumber :
http://kemonbaca.blogspot.com/2012/08/bahaya-merokok-akibat-dan-bahaya-rokok.html
Kamis, 24 Maret 2011
Kesehatan..........
Pisang merupakan buah yang sarat gizi, hampir tidak mengandung lemak dan mudah dicerna. Karbohidrat didalam pisang sekitar 23-35%, lemak 0.2% dan seperti bahan nabati lainnya, pisang bebas kolesterol. Sebanyak 100 gram pisang akan memberikan kalori sebesar 120 kalori. Buah ini juga kaya kalium dan mengandung magnesium, selenium, besi dan vitamin-vitamin serta bebas natrium. Pisang kaya dengan vitamin B-6 yang dibutuhkan untuk kesehatan mental seseorang. Kekurangan vitamin B-6 ini dapat menyebabkan seseorang mudah lelah dan marah serta susah tidur. Mengkonsumsi satu setengah buah pisang setiap hari akan mencukupi kebutuhan tubuh terhadap vitamin B-6 ini. Menyantap makanan kaya kalium dan vitamin B6, khususnya pisang segar (bukan pisang rebus atau pisang goreng) juga dapat mengurangi rasa nyeri, ngilu dan sakit pada persendian. Mengkonsumsi pisang 3-4 kali sehari bahkan dipercaya dapat membantu mengurangi gejala radang sendi (arthritis). Pisang merupakan makanan kaya kalium. Satu buah pisang berukuran sedang mengandung 467 mg kalium, yang memberikan 13% kebutuhan kalium harian. Data penelitian menunjukkan bahwa pengambilan kalium oleh tubuh berhubungan dengan efek penurunan tekanan darah. Pada tahun 2001, FDA (Food and Drug Administration; semacam Badan POM di USA), menyetujui bahwa makanan yang merupakan sumber kalium dan rendah natrium barangkali dapat mengurangi resiko terjadinya peningkatan tekanan darah dan stroke. Sebagai sumber kalium, pisang dapat membantu mengurangi resiko peningkatan tekanan darah. Didalam New England Journal of Medicine bahkan disebutkan, bahwa mengkonsumsi satu buah pisang sehari dapat menurunkan resiko stroke sampai 40%. Jika anda merasa lesu di antara waktu makan, ambil saja pisang. Gula buah yang terkandung didalamnya (yang tergolong karbohidrat sederhana), akan mudah dicerna dan masuk ke aliran darah sehingga menghasilkan energi instant. Selain itu, dengan pasokan kalium dari pisang, jaringan otot akan bertenaga kembali selama beberapa saat sebelum tubuh mendapatkan pasokan energi darurat dari makanan utama. Karena hal ini pula, tidak heran jika para atlet terutama atlet tennis seringkali mengkonsumsi pisang sebelum dan pada saat bertanding untuk pengusir lelah dan pemberi tenaga. Didalam The Food Pharmacy oleh Jean Carper, pisang bahkan disebut sebagai makanan mujarab bagi penderita penyakit mag. Barangkali sifat spasmolitik pisang, yang menurunkan kerja lambung dan mengurangi sekresi enzim serta asam lambung, turut berperan dalam menghasilkan khasiat ini. Kandungan pektin yang tinggi didalam pisang juga dapat melindungi selaput lendir lambung terhadap pengaruh asam lambung dan enzim (pepsin). Pisang juga kaya serat makanan atau karbohidrat kompleks. Konsumsi serat makanan akan membantu memperlancar buang air besar dan sangat baik untuk mencegah kanker usus besar.
Pisang merupakan buah yang sarat gizi, hampir tidak mengandung lemak dan mudah dicerna. Karbohidrat didalam pisang sekitar 23-35%, lemak 0.2% dan seperti bahan nabati lainnya, pisang bebas kolesterol. Sebanyak 100 gram pisang akan memberikan kalori sebesar 120 kalori. Buah ini juga kaya kalium dan mengandung magnesium, selenium, besi dan vitamin-vitamin serta bebas natrium. Pisang kaya dengan vitamin B-6 yang dibutuhkan untuk kesehatan mental seseorang. Kekurangan vitamin B-6 ini dapat menyebabkan seseorang mudah lelah dan marah serta susah tidur. Mengkonsumsi satu setengah buah pisang setiap hari akan mencukupi kebutuhan tubuh terhadap vitamin B-6 ini. Menyantap makanan kaya kalium dan vitamin B6, khususnya pisang segar (bukan pisang rebus atau pisang goreng) juga dapat mengurangi rasa nyeri, ngilu dan sakit pada persendian. Mengkonsumsi pisang 3-4 kali sehari bahkan dipercaya dapat membantu mengurangi gejala radang sendi (arthritis). Pisang merupakan makanan kaya kalium. Satu buah pisang berukuran sedang mengandung 467 mg kalium, yang memberikan 13% kebutuhan kalium harian. Data penelitian menunjukkan bahwa pengambilan kalium oleh tubuh berhubungan dengan efek penurunan tekanan darah. Pada tahun 2001, FDA (Food and Drug Administration; semacam Badan POM di USA), menyetujui bahwa makanan yang merupakan sumber kalium dan rendah natrium barangkali dapat mengurangi resiko terjadinya peningkatan tekanan darah dan stroke. Sebagai sumber kalium, pisang dapat membantu mengurangi resiko peningkatan tekanan darah. Didalam New England Journal of Medicine bahkan disebutkan, bahwa mengkonsumsi satu buah pisang sehari dapat menurunkan resiko stroke sampai 40%. Jika anda merasa lesu di antara waktu makan, ambil saja pisang. Gula buah yang terkandung didalamnya (yang tergolong karbohidrat sederhana), akan mudah dicerna dan masuk ke aliran darah sehingga menghasilkan energi instant. Selain itu, dengan pasokan kalium dari pisang, jaringan otot akan bertenaga kembali selama beberapa saat sebelum tubuh mendapatkan pasokan energi darurat dari makanan utama. Karena hal ini pula, tidak heran jika para atlet terutama atlet tennis seringkali mengkonsumsi pisang sebelum dan pada saat bertanding untuk pengusir lelah dan pemberi tenaga. Didalam The Food Pharmacy oleh Jean Carper, pisang bahkan disebut sebagai makanan mujarab bagi penderita penyakit mag. Barangkali sifat spasmolitik pisang, yang menurunkan kerja lambung dan mengurangi sekresi enzim serta asam lambung, turut berperan dalam menghasilkan khasiat ini. Kandungan pektin yang tinggi didalam pisang juga dapat melindungi selaput lendir lambung terhadap pengaruh asam lambung dan enzim (pepsin). Pisang juga kaya serat makanan atau karbohidrat kompleks. Konsumsi serat makanan akan membantu memperlancar buang air besar dan sangat baik untuk mencegah kanker usus besar.
(oleh:Anin Pengarang:Elvira Syamsir,SHVOONG.COM)
Langganan:
Postingan (Atom)