Tampilkan postingan dengan label Dinamika Masyarakat Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dinamika Masyarakat Indonesia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Juni 2013

Munarman Jubir (FPI) dan Nilai,Norma,Moral Yang Mulai Pudar

Melihat kejadian seorang jubir FPI 'Munarman' yang menyiramkan air ke muka sorang SOSIOLOG UI 'Thamrin Amal Tamagola' dalam acara "Apa Kabar Indonesia Pagi" yang ditayangkan di salah satu stasiun televisi swasta secara langsung, jumat (28/6/2013) sentak membuat kaget masyarakat Indonesia yang menyaksikan tayangan tersebut, dari kejadian yang dipertunjukkan munarman tersebut menunjukkan kalo di bangsa ini masih minim orang-orang yang memiliki Nilai,Norma dan Moral yang baik.

Berbicara soal Nilai,Norma dan Moral sering kita dapati di dalam Pancasila yang kita pelajari di lembaga pendidikan, untuk mereview apa pengertian Nilai,Norma dan Moral maka penulis akan jelaskan pengertianya.

<> Pengertian Nilai
Nilai (Value) adalah kemampuan yang dipercayai yang ada pada suatu benda untuk memuaskan manusia.Sifat dari suatu banda yang menyebabkan menarik minat seseorang atau kelompok.Jadi nilai itu pada hakekatnya adalah sifat dan kualitas yang melekat pada suatu obyeknya.Dengan demikian maka nilai itu adalah suatu kenyataan yang tersembunyi di balik kenyataan-kenyataan lainya.

Suatu kegiatan menilai berarti juga menimbang karena didalam menilai suatu perkara seseorang juga harus diambil yang namanya keputusan, keputusan inilah suatu nilai bisa disimpulkan benar atau tidak benar maupun berguna atau tidak berguna ,baik atau tidak baik, dan seterusnya,dan nilai adalah sesuatu yang berharga,berguna,memperkaya batin dan menyadarkan manusia akan harkat dan martabatnya.

<> Pengertian Norma
Moral berasal dari kata mos (Mores) yang sinonim dengan kesusilaan,tabiat atau kelakuan .Moral adalah ajaran tentang hal yang baik dan buruk,yang menyangkut tingkah laku dan perbuatan manusia.

Seorang pribadi yang taat kepada aturan-aturan, kaidah-kaidah dan norma yang berlaku dalam masyarakatnya ,dianggap sesuai dan bertindak benar secara moral. Jika sebaliknya yang terjadi maka pribadi itu dianggap tidak bermoral.

Moral dalam perwujudannya dapat berupa peraturan dan atau prinsip-prinsip yang benar, baik terpuji dan mulia .Moral dapat berupa kesetiaan kepatuhan terhadap nilai dan norma yang mengikat kehidupan masyarakat, bangsa dan negara

<> Pengertian Norma
Kesadaran Manusia yang membutuhkan hubungan yang ideal akan menumbuhkan kepatuhan  terhadap suatu peraturan atau norma.Hubungan ideal yang seimbang, serasi dan selaras itu tercermin secara vertikal (Tuhan),Horizontal (masyarakat) dan alamiah (alam sekitarnya)

Norma adalah perwujudan martabat manusia sebagai mahluk budaya,sosial,moral dan religi .Norma merupakan suatu kesadaran dan sikap luhur yang dikehendaki oleh tata nilai untuk dipatuhi.Oleh karena itu,norma dalam perwujudannya dapat berupa norma agama,norma filsafat,norma kesusilaan,norma hukum dan norma sosial.Norma memiliki kekuatan untuk dipatuhi karena adanya sanksi.

 Penjelasan tentang nilai,moral dan norma yang penulis jabarkan,adalah hasil dari kutipan dari buku "Pendidikan Pancasila Penerbit Universitas Gunadarma"  ,sekarang kita sudah tau apa itu nilai,moral dan norma meski tidak keseluruhan.

Inilah kenapa kita mempelajari dan memahami nilai,norma dan moral,agar jika terjun di dunia masyarakat kita dapat terapkan didalam kehidupan sehari-hari,supaya terciptanya lingkungan yang harmonis.

Aksi yang dilakukan oleh sdr munarman selaku jubir FPI sepatutnya tidak dicontoh,karena tindakan yang tidak terpuji tersebut,akan menurunkan nilai,norma dan moral di mata masyarakat.Mungkin aksi yang dilakukan munarman adalah akibat dari emosi yang tinggi ,sehingga secara reflek menyiramkan air ke muka sosiolog ui, akan tetapi seyogyanya perilaku tersebut seharusnya tidak perlu terjadi mengingat munarman adalah orang terpelajar. 

Dari kejadian tersebut kita dapat mengambil pelajaran, yaitu agar tetap selalu menghormati orang lain meskipun di situasi dan kondisi yang tidak kondusif. Karena jika emosi terpancing untuk melakukan tidakan yang tidak terpuji meskipun tidak di sengaja, maka diri kita akan jelek dimata orang lain,   tidak lain dan tidak bukan karena Nilai,Norma dan Moral kita sudah jatuh di mata mereka.  



Sekian dari penulis, jika ada kesalahan kata-kata mohon dimaafkan.. semoga bermanfaat :)

www.gunadarma.ac.id



      

Senin, 28 Januari 2013

Kemiskinan dan Keterbelakangan Bangsa

Kemiskinan dan Keterbelakangan masih menjadi momok yang menakutkan bagi bangsa ini, sebab untuk menjadi negara yang bisa dikatakan maju dan makmur ,jika penduduknya tidak hidup dalam garis kemiskinan dan keterbelakangan, berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) mengatakan bahwa jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2012 mencapai 29,13 juta orang (11,96 persen), berkurang 0,89 juta orang (0,53 persen) dibandingkan pada Maret 2011 yang mencapai 30,02 juta orang (12,49 persen).

Dari periode Maret 2011 sampai Maret 2012 daerah perkotaan mengalami penurunan kemiskinan sekitar 399,5 ribu orang ,yang tadinya pada Maret 2011 terdapat 11,05 juta orang yang turun menjadi 10,65 juta orang pada Maret 2012,sedangkan di daerah pedesaan mengalami penurunan sekitar 487 ribu orang yang mula-mula 18,97 juta orang pada Maret 2011 menjadi 18,48 juta orang pada Maret 2012.

Badan Pusat Statistik (BPS) memaparkan bahwa komoditi makanan memberikan efek sangat besar terhadap nilai garis kemiskinan dibandingkan dengan komoditi non makanan, pada Maret 2012, sumbangan Garis Kemiskinan Makanan terhadap Garis Kemiskinan sebesar 73,50 persen, tidak jauh berbeda dengan Maret 2011 yang sebesar 73,52 persen.

Penurunan kemiskinan pada Maret 2011-2012 memang membuat nafas sedikit lega,akan tetapi kemiskinan yang masih ada ,akan tetap menjadi penghambat negara ini untuk menjadi maju dan makmur,karena kemiskinan yang berlarut-larut akan brimbas pada SDM (Sumber Daya Manusia) di negara ini,sebap kemiskinan membuat generasi penerus bangsa tidak mendapatkan pendidikan dan makanan yang layak sehingga mengakibatkan keterbelakangan mental ,di sini memang menjadi PR besar pemerinah agar memperhatikan orang-orang kurang beruntung terutama di daerah plosok-plosok yang jarang sekali tempat pendidikan.

Angka pendidikan yang rendah akan berpengaruh terhadap SDM (Sumber Daya Manusia) di negara ini ,apabila tidak segera di perbaiki maka masa depan Indonesia akan terancam menjadi negara tertinggal,hal tersebut bukanlah keinginan kita sebagai warga negara Indonesia, jadi SDM di negara ini harus benar-benar diperbaiki agar terciptanya tunas-tunas bangsa yang berkualitas, sehingga Indonesia mampu bersaing di kancah Internasional.

 Berikut faktor-faktor penyebap kemiskinan yaitu :
 1.Laju pertumbuhan penduduk.
 2.Angkatan kerja, penduduk yang bekerja dan pengangguran.  
 3.Distribusi pendapatan dan pemerataan pembangunan. 
 4.Tingkat pendidikan yang rendah.
 5. Kurangnya perhatian dari pemerintah.

Sebelum penulis mengakhiri pemaparan di atas ,penulis mendapatkan dari internet sebuah kata-kata bijak yang dipopulerkan oleh "Martin Luther King"silahkan di simak mudah-mudahan menginspirasi.

Martin Luther King [1960] mengingatkan, "you are as strong as the weakestof the people." Kita tidak akan menjadi bangsa yang besar kalau mayoritas masyarakatnya masih miskin dan lemah. Maka untuk menjadi bangsa yang besar mayoritas masyarakatnya tidak boleh hidup dalam kemiskinan dan lemah. 

www.gunadarma.ac.id

Sumber & Refrensi :
http://sihitepanderaja.blogspot.com/2011/05/kemiskinan-di-negaraku-indonesia-2008.html

http://www.bps.go.id

 
  

          

Senin, 21 Januari 2013

Populasi Penduduk di Indonesia Harus di Perlambat

Penduduk Indonesia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan Negara yang kurang lebih memiliki 1,904,569 Km 2 ini menampung kurang lebih 250 juta jiwa, berdasarkan data dari sensus penduduk pada tahun 2010 yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik jumlah penduduk mencapai 237.641.326 jiwa ,dan pada tahun 2012 penduduk Indonesia mengalami pertumbuhan sekitar 257.516.167 jiwa.

Populasi penduduk yang semakin tinggi akan memicu timbulnya ketidak merataan kesejahteraa dan berbagai masalah yang menyangkut kemasyarakatan,salah satunya dalam bidang pekerjaan,hal ini semakin rentan bagi masyarakat karena meraka harus mencari penghasilan untuk membiayai hidup keluarganya,sehingga banyak sekali orang-orang yang mencari pekerjaan dan tidak banyak dari mereka tidak dapat pekerjaan (pengangguran) karena keterbatasan lapangan pekerjaan.

Jika pertumbuhan penduduk tidak segera di rem ,maka akan berdampak pada masyarakat itu sendiri yaitu timbulnya kemiskinan yang meningkat,susahnya lapangan pekerjaan,tempat tinggal yang sempit,kemacetan di mana-mana,kriminalitas meningkat dsb,sehingga target pemerintah untuk meratakan kesejahteraan masyarakat akan semakin sulit.

Untuk mengatasi pertumbuhan penduduk yang meningkat 1,3 persen pertahun ,pemerintah melakukan program-program untuk penduduk Indonesia agar peningkatan tidak terlalu cepat,salah satu programnya adalah KB (Keluarga Berencana) masyarakat sangat dianjurkan agar melakukan program pemerintah tersebut agar masa depan bangsa lebih cerah dan dapat bersaing dengan negara lain.

Agar program pemerintah tersebut berhasil, BKKBN (Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional) dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat ) gencar-gencarnya melakukan penyuluhan agar program KB ini dapat tersosialisasikan ke seluruh penjuru Indonesia,presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun meminta agar para pejabat ikut terlibat dalam sosialisasi program KB, semua itu demi suksesnya program tersebut.

Betapa berbahayanya jika pertumbuhan penduduk tidak dapat di atasi, karena akan berakibat pada kesetabilan dalam negara ini yang bakal terganggu. Pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat bisa dikatakan bukan masalah yang kecil tapi masalah yang menyangkut kemajuan negara dan SDM nya, mungkin masalah ini bukan negara kita saja yang mengalaminya, negara-negara lain pun akan mengantisipasi hal yang serupa, jika pertumbuhan penduduk yang tidak terkontrol.

Sebelum saya mengakhiri tulisan ini,saya mengucapkan terimakasih pada para pembaca yang sudah mau membaca tulisan di atas, semoga menambah wawasan anda semua.

sekian.... :)



www.gunadarma.ac.id

Refrensi :
http://alf14n08.wordpress.com/2011/11/12/perkembangan-penduduk-indonesia/
http://www.tutorialto.com/pendidikan/864-jumlah-penduduk-indonesia-2012.html
http://ariwahyudi.web.id/2012/06/jumlah-penduduk-indonesia/