Di setiap satu batang rokok memiliki zat-zat beracun yang dapat merusak organ-organ tubuh manusia secara perlahan, tubuh manusia akan digrogoti dan tidak berfungsi sebagai mana mestinya. Selain membahayakan tubuh seorang perokok orang-orang di sekitar para perokok juga mengalami dampak buruk dari asap rokok itu sendiri. Jadi jika kalian masih sayang dengan orang terdekat kalian maka BERHENTILAH MEROKOK......
Selasa, 17 Maret 2015
Rabu, 07 Januari 2015
Arsitektur Set Instruksi, Teknik Pengalamatan, dan Desain Set Instruksi
Set Instruksi (bahasa Inggris: Instruction Set, atau Instruction Set Architecture (ISA)) didefinisikan sebagai suatu aspek dalam arsitektur komputer yang dapat dilihat oleh para pemrogram. Secara umum, ISA ini mencakup jenis data yang didukung, jenis instruksi yang dipakai, jenis register, mode pengalamatan, arsitektur memori, penanganan interupsi, eksepsi, dan operasi I/O eksternalnya (jika ada).
ISA merupakan sebuah spesifikasi dari kumpulan semua kode-kode biner (opcode) yang diimplementasikan dalam bentuk aslinya (native form) dalam sebuah desain prosesor tertentu. Kumpulan opcode tersebut, umumnya disebut sebagai bahasa mesin (machine language) untuk ISA yang bersangkutan. ISA yang populer digunakan adalah set instruksi untuk chip Intel x86, IA-64, IBM PowerPC, Motorola 68000, Sun SPARC, DEC Alpha, dan lain-lain.
KARAKTERISTIK DAN FUNGSI SET INSTRUKSI
Operasi dari CPU ditentukan oleh instruksiinstruksi yang dilaksanakan atau dijalankannya. Instruksi ini sering disebut sebagai instruksi mesin (mechine instructions) atau instruksi komputer (computer instructions).
Kumpulan dari instruksi-instruksi yang berbeda yang dapat dijalankan oleh CPU disebut set Instruksi (Instruction Set).
JENIS INSTRUKSI
1. Data procecessing: Arithmetic dan Logic Instructions
2. Data storage: Memory instructions
3. Data Movement: I/O instructions
4.Control: Test and branch instructions
Teknik Pengalamatan
Mode pengalamatn Pentium
Pentium dilengkapi bermacam-macam mode pengalamatan untuk memudahkan bahasa-bahasa tingkat tinggi mengeksekusinya secara efisien.
Macam-macam mode pengalamatanpentium :
¨ Mode Immediate
· Operand berada di dalam intruksi.
· Operand dapat berupa data byte, word atau doubleword.
¨ Mode Operand Register
Yaitu operand adalah isi register.
· Register 8 bit (AH, BH, CH, DH, AL, BL, CL, DL)
· Register 16 bit (AX, BX, CX, DX, SI, DI, SP, BP)
· Register 32bit (EAX, EBX, ECX, ESI, EDI, ESP, EBP)
· Register 64 bit yang dibentuk dari register 32 bit secara berpasangan.
· Register 8, 16, 32 bit merupakan register untuk penggunaan umum (general purpose register).
· Register 14 bit biasanyan untuk operasi floating point.
· Register segmen (CS, DS, ES, SS, FS, GS)
¨ Mode Displacement
· Alamat efektif berisi bagian-bagian intruksin dengan displacement 8, 16, atu 32 bit.
· Dengan segmentasi, seluruh alamat dalam intruksi mengacu ke sebuah offset di dalam segmen.
· Dalam Pentium, mode ini digunakan untuk mereferensi variable-variabel global.
¨ Mode Base
· pengalamatan indirect yang menspesifikasi saru register 8, 16 atau 32 bit berbasis alamat efektifnya.
Desain Set Instruksi
Desain set instruksi merupakan masalah yang sangat komplek yang melibatkan banyak aspek, diantaranya adalah:
- Kelengkapan set instruksi
- Ortogonalitas (sifat independensi instruksi)
- Kompatibilitas : – Source code compatibility – Object code Compatibility
Selain ketiga aspek tersebut juga melibatkan hal-hal sebagai berikut:
- Operation Repertoire: Berapa banyak dan operasi apa saja yang disediakan, dan berapa sulit operasinya
- Data Types: tipe/jenis data yang dapat olah Instruction Format: panjangnya, banyaknya alamat, dsb.
- Register: Banyaknya register yang dapat digunakan 4.Addressing: Mode pengalamatan untuk operand
Format Instruksi
Suatu instruksi terdiri dari beberapa field yang sesuai dengan elemen dalam instruksi tersebut. Layout dari suatu instruksi sering disebut sebagai Format Instruksi (Instruction Format).
Suatu instruksi terdiri dari beberapa field yang sesuai dengan elemen dalam instruksi tersebut. Layout dari suatu instruksi sering disebut sebagai Format Instruksi (Instruction Format).
OPCODE OPERAND REFERENCE OPERAND REFERENCE JENIS-JENIS OPERAND
* Addresses (akan dibahas pada addressing modes)
* Numbers : – Integer or fixed point – Floating point – Decimal (BCD)
* Characters : – ASCII – EBCDIC
* Logical Data : Bila data berbentuk binary: 0 dan 1
Jenis Instruksi
* Data processing: Arithmetic dan Logic Instructions
* Data processing: Arithmetic dan Logic Instructions
* Data storage: Memory instructions
* Data Movement: I/O instructions
* Control: Test and branch instructions
Transfer Data
* Menetapkan lokasi operand sumber dan operand tujuan.
* Menetapkan lokasi operand sumber dan operand tujuan.
* Lokasi-lokasi tersebut dapat berupa memori, register atau bagian paling atas daripada stack.
* Menetapkan panjang data yang dipindahkan.
* Menetapkan mode pengalamatan.
* Tindakan CPU untuk melakukan transfer data adalah :
a. Memindahkan data dari satu lokasi ke lokasi lain.
b. Apabila memori dilibatkan :
1. Menetapkan alamat memori.
2. Menjalankan transformasi alamat memori virtual ke alamat memori
3. Mengawali pembacaan / penulisan memori
Operasi set instruksi untuk transfer data :
* MOVE : memindahkan word atau blok dari sumber ke tujuan
* STORE : memindahkan word dari prosesor ke memori.
* LOAD : memindahkan word dari memori ke prosesor.
* EXCHANGE : menukar isi sumber ke tujuan.
* CLEAR / RESET : memindahkan word 0 ke tujuan.
* SET : memindahkan word 1 ke tujuan.
* PUSH : memindahkan word dari sumber ke bagian paling atas stack.
* POP : memindahkan word dari bagian paling atas sumber
Source :
http://siezwoyouye.blogspot.com/2012/10/arsitektur-set-instruksi.html
https://arfianbella.wordpress.com/2014/01/23/pengertian-set-instruksi/
Central Processing Unit (CPU)
Pengertian CPU
CPU berfungsi sebagai
pusat pengolahan dan eksekusi data berdasarkan routine-routine program yang
diberikan padanya. CPU mengendalikan seluruh sistem komputer sehingga sebagai
konsekuensinya memiliki koneksi ke seluruh modul yang menjadi bagian sistem
komputer.
ALU (Arithmatic and Logical Unit)
ALU (Arithmatic and Logical Unit)
ALU melaksanakan seluruh perhitungan (penambahan, pengurangan, perkalian atau pembagian) dan operasi logika. ALU berfungsi melakukan operasi aritmatik dan logika yang terbagi menjadi 4 kelas, yaitu desimal arithmatic, fixed point arithmatic, floating point arithmatic, dan logic operation. Terdapat 2 macam bilangan yang ditangani oleh prosesor, yaitu bilangan fixed point dan bilangan floating point.
Tugas ALU antara lain:
Bertugas untuk membentuk fungsi-fungsi pengolahan data
komputer
ALU sering disebut mesin bahasa (machine language) karena
bagian ini mengerjakan instruksi-instruksi bahasa mesin yang diberikan padanya
ALU terdiri dari dua bagian, yaitu unit aritmatika dan unit
logika boolean, yang masing-masing memiliki spesifikasi tugas tersendiri.
Bilangan Fixed Point
Bilangan fixed point adalah bilangan yang memiliki nilai digit spesifik pada salah satu titik desimalnya. Hal ini akan membatasi jangkauan nilai yang mungkin untuk angka-angka tersebut. Namum, hal ini justru dapat dihitung oleh prosesor.
Bilangan Floating Point
Bilangan floating point adalah bilangan yang diwujudkan dalam notasi ilmiah. Yaitu berupa angka pecahan desimal dikalikan dengan angka 10 pangkat bilangan tertentu, misalnya: 705,2944 x 109, atau 4,3 x 10-7. Cara penulisan angka seperti ini merupakan cara singkat untuk menuliskan angka yang nilainya sangat besar maupun sangat kecil. Bilangan seperti ini banyak digunakan dalam pemrosesan grafik dan kerja ilmiah. Proses arithmatika bilangan floating point memang lebih rumit dan prosesor membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengerjakannya, karena mungkin akan menggunakan beberapa siklus detak (clock cycle) prosesor.
Oleh karena itu, beberapa jenis komputer menggunakan prosesor sendiri untuk menangani bilangan floating point. Prosesor yang khusus menangani bilangan floating point disebut Floating Point Unit (FPU) atau disebut juga dengan nama math co-processor. FPU dapat bekerja secara pararel dengan prosessor. Dengan demikian proses perhitungan bilangan floating point dapat berjalan lebih cepat. Keberadaan FPU integrated (bersatu dengan prosessor) sudah menjadi kebutuhan standart komputer masa kini, karena banyak sekali aplikasi-aplikasi yang beroperasi menggunakan bilangan floating point.
Bilangan fixed point adalah bilangan yang memiliki nilai digit spesifik pada salah satu titik desimalnya. Hal ini akan membatasi jangkauan nilai yang mungkin untuk angka-angka tersebut. Namum, hal ini justru dapat dihitung oleh prosesor.
Bilangan Floating Point
Bilangan floating point adalah bilangan yang diwujudkan dalam notasi ilmiah. Yaitu berupa angka pecahan desimal dikalikan dengan angka 10 pangkat bilangan tertentu, misalnya: 705,2944 x 109, atau 4,3 x 10-7. Cara penulisan angka seperti ini merupakan cara singkat untuk menuliskan angka yang nilainya sangat besar maupun sangat kecil. Bilangan seperti ini banyak digunakan dalam pemrosesan grafik dan kerja ilmiah. Proses arithmatika bilangan floating point memang lebih rumit dan prosesor membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengerjakannya, karena mungkin akan menggunakan beberapa siklus detak (clock cycle) prosesor.
Oleh karena itu, beberapa jenis komputer menggunakan prosesor sendiri untuk menangani bilangan floating point. Prosesor yang khusus menangani bilangan floating point disebut Floating Point Unit (FPU) atau disebut juga dengan nama math co-processor. FPU dapat bekerja secara pararel dengan prosessor. Dengan demikian proses perhitungan bilangan floating point dapat berjalan lebih cepat. Keberadaan FPU integrated (bersatu dengan prosessor) sudah menjadi kebutuhan standart komputer masa kini, karena banyak sekali aplikasi-aplikasi yang beroperasi menggunakan bilangan floating point.
CU (Control Unit)
Unit kontrol adalah bagian dari prosessor yang mampu mengatur jalannya program. Komponen ini terdapat dalam semua CPU. CPU bertugas mengontrol komputer sehingga terjadi sinkronisasi kerja antar komponen dalam menjalankan fungsi-fungsi operasinya. Tanggungjawab unit kontrol adalah mengambil instruksi-instruksi dari memori utama dan menentukan jenis instruksi tersebut. Bila ada instruksi untuk perhitungan aritmatika atau perbandingan logika, maka unit kendali akan mengirim instruksi tersebut ke ALU (Arithmatic Logic Unit). Hasil dari pengolahan data dibawa oleh unit kendali ke memori utama lagi untuk disimpan, dan pada saatnya akan disajikan ke alat output.
Tugas dari unit kendali (control unit) ini adalah:
Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output
Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama
Mengambil data dari memori utama (jika diperlukan)untuk
diproses
Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika
atau perbandingan logika
Mengawasi kerja ALU
Menyimpan hasil proses ke memori utama
Macam-macam CU (Control Unit):
1. Single-Cycle CU (Control Unit)
Proses di CU ini
hanya terjadi dalam satu clock cycle, artinya setiap instruksi ada pada satu
cycle. Maka dari itu tidak memerlukan state. Clock cycle harus mempunyai
panjang yang sama untuk setiap jenis instruksi. Ada dua bagian pada unit
control ini, yaitu proses men-decode opcode untuk mengelompokkannya menjadi 4
macam instruksi (yaitu di gerbang AND), dan pemberian sinyal kontrol
berdasarkan jenis instruksinya (yaitu gerbang OR). Sinyal kontrol yang
dihasilkan bergantung pada jenis instruksinya.
Empat jenis instruksi ini adalah:
R-format ( berhubungan dengan register)
lw ( membaca memori)
sw (menulis memori)
beg (branching)
2. Multi-Cycle CU (Control Unit)
Berbeda dengan unit
control yang single-cycle, unit control multi-cycle lebih memiliki banyak
fungsi. Dengan memperhatikan state dan opcode, fungsi boolean dari
masing-masing output control line dapat ditentukan. Masing-masing akan menjadi
fungsi dari 10 buah input logic. Pada cycle ini, sinyal kontrol tidak lagi
ditentukan dengan melihat pada bit-bit instruksinya. Bit-bit opcode memberitahukan
operasi apa yang selanjutnya akan dijalankan CPU, bukan instruksi cycle
selanjutnya.
REGISTER
Register merupakan
alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi, yang
digunakan untuk menyimpan data dan atau instruksi yang sedang diproses. Memori
ini bersifat sementara, biasanya digunakan untuk menyimpan data saat diolah
ataupun data untuk pengolahan selanjutnya. Jika dianalogikan, register ini
dapat diibaratkan sebagai ingatan di otak bila kita melakukan pengolahan data
secara manual, sehingga otak bisa diibaratkan sebagai CPU, yang berisi
ingatan-ingatan, suatu kendali yang mengatur seluruh kegiatan tubuh dan
mempunyai tempat untuk melakukan perhitungan dan perbandingan logika.
a. Set register
a. Set register
Apabila bit ini bernilai 0, maka register data dapat
diupdate setiap detiknya, namun apabila bit ini bernilai 1, maka register data
tidak dapat diupdate. Bit ini tidak akan berpengaruh terhadap kondisi RESET
b. Register-register kontrol
b. Register-register kontrol
Register-register untuk komunikasi dengan unit-unit diluar
CPU:
MAR (Memory Address Register)
Digunakan untuk menyatakan alamat lokasi operand dalam
memori yang akan dibaca atau ditulis oleh CPU
MBR / MDR (Memory Buffer atau Data Register)
Merupakan tempat penyimpanan (sementara) data yang baru saja
dibaca atau data yang akan dituliskan ke memori
PC (Program Counter)
Digunakan untuk menyatakan alamat lokasi instruksi yang akan
dibaca oleh CPU dari memori
Jenis-jenis register:
a) Register data
Digunakan untuk menyimpan angka-angka dalam bilangan bulat (integer)
b) Register alamat
Digunakan untuk menyimpan alamat-alamat memori dan juga untuk mengakses memori
c) Register general purpose
Digunakan untuk menyimpan angka dan alamat secara sekaligus
d) Register floating point
Digunakan untuk mnyimpan angka-angka bilangan titik mengambang (floating point)
e) Register konstanta (constant register)
Digunakan untuk menyimpan angka-angka tetap yang hanya dapat dibaca (bersifat read – only)
f) Register vektor
Digunakan untuk menyimpan hasil pemprosesan vektor yang dilakukan oleh prosesor SIMD)
g) Register special purpose
Digunakan untuk menyimpan data internal prosesor, seperti halnya instruction pointer, stack pointer, dan status
h) Register yang spesifik terhadap model mesin (mechine specific register)
digunakan untuk menyimpan data internal prosesor atau pengaturan yang berkaitan dengan prosesor itu sendiri
Jenis-jenis register:
a) Register data
Digunakan untuk menyimpan angka-angka dalam bilangan bulat (integer)
b) Register alamat
Digunakan untuk menyimpan alamat-alamat memori dan juga untuk mengakses memori
c) Register general purpose
Digunakan untuk menyimpan angka dan alamat secara sekaligus
d) Register floating point
Digunakan untuk mnyimpan angka-angka bilangan titik mengambang (floating point)
e) Register konstanta (constant register)
Digunakan untuk menyimpan angka-angka tetap yang hanya dapat dibaca (bersifat read – only)
f) Register vektor
Digunakan untuk menyimpan hasil pemprosesan vektor yang dilakukan oleh prosesor SIMD)
g) Register special purpose
Digunakan untuk menyimpan data internal prosesor, seperti halnya instruction pointer, stack pointer, dan status
h) Register yang spesifik terhadap model mesin (mechine specific register)
digunakan untuk menyimpan data internal prosesor atau pengaturan yang berkaitan dengan prosesor itu sendiri
CACHE MEMORY
Cache berasal dari kata cash yakni sebuah tempat penyimpanan atau tempat penyimpanan sementara. Sesuai definisi tersebut Cache Memory adalah tempat menyimpan data sementara. Cache Memory ini terletak antara register dan memory utama sehingga pemrosesan data tidak langsung mengacu pada memory utama. Penggunaan cache digunakan untuk meminimalisir terjadinya bottleneck dalam aliran data antara prosesor dan RAM. Sedangkan dalam terminologi software, istilah ini merujuk pada tempat penyimpanan sementara untuk beberapa file yang sering diakses (biasanya diterapkan dalam network).
Jenis-jenis cache memory
Cache umumnya terbagi menjadi beberapa jenis seperti L1 cache, L2 cache dan L3 cache. Che yang dibangun kedalam CPU itu sendiri disebut sebagai level 1 (L1) cache. Cache yang berada dalam sebuah chip yang terpisah yang terpisah disebelah CPU disebut Level 2 (L2) cache. Beberapa CPU memiliki keduanya, L1 cache dan L2 built-in dan menugaskan chip terpisah sebagai cache Level 3 (L3) cache. Cache yang dibangun dalam CPU lebih cepat daripada cache yang terpisah. Namun, cache terpisah masih sekitar dua kali lebih cepat dari Random Access Memory (RAM). Cache lebih mahal daripada RAM tetapi mother board dengan built-in cache sangat baik untuk memaksimalkan kinerja sistem.
Fungsi dan manfaat cache memory
Cache berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara untuk data atau instruksi yang diperlukan oleh prosessor. Cache juga berfungsi untuk mempercepat akses data pada komputer karena cache menyimpan data/informasi yang telah diakses oleh suatu buffer, sehingga meringankan kerja prosesor. Manfaat lain dari cache memory adalah bahwa CPU tidak harus menggunakan sistem bus motherboard untuk mentransfer data.setiap kali data harus melewati bus sistem, kecepatan transfer data memperlambat kemampuan motherboard. CPU dapat memproses data lebih cepat dengan menghindari hambatan yang diciptakan oleh sistem bus.
VIRTUAL MEMORY
Cache berasal dari kata cash yakni sebuah tempat penyimpanan atau tempat penyimpanan sementara. Sesuai definisi tersebut Cache Memory adalah tempat menyimpan data sementara. Cache Memory ini terletak antara register dan memory utama sehingga pemrosesan data tidak langsung mengacu pada memory utama. Penggunaan cache digunakan untuk meminimalisir terjadinya bottleneck dalam aliran data antara prosesor dan RAM. Sedangkan dalam terminologi software, istilah ini merujuk pada tempat penyimpanan sementara untuk beberapa file yang sering diakses (biasanya diterapkan dalam network).
Jenis-jenis cache memory
Cache umumnya terbagi menjadi beberapa jenis seperti L1 cache, L2 cache dan L3 cache. Che yang dibangun kedalam CPU itu sendiri disebut sebagai level 1 (L1) cache. Cache yang berada dalam sebuah chip yang terpisah yang terpisah disebelah CPU disebut Level 2 (L2) cache. Beberapa CPU memiliki keduanya, L1 cache dan L2 built-in dan menugaskan chip terpisah sebagai cache Level 3 (L3) cache. Cache yang dibangun dalam CPU lebih cepat daripada cache yang terpisah. Namun, cache terpisah masih sekitar dua kali lebih cepat dari Random Access Memory (RAM). Cache lebih mahal daripada RAM tetapi mother board dengan built-in cache sangat baik untuk memaksimalkan kinerja sistem.
Fungsi dan manfaat cache memory
Cache berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara untuk data atau instruksi yang diperlukan oleh prosessor. Cache juga berfungsi untuk mempercepat akses data pada komputer karena cache menyimpan data/informasi yang telah diakses oleh suatu buffer, sehingga meringankan kerja prosesor. Manfaat lain dari cache memory adalah bahwa CPU tidak harus menggunakan sistem bus motherboard untuk mentransfer data.setiap kali data harus melewati bus sistem, kecepatan transfer data memperlambat kemampuan motherboard. CPU dapat memproses data lebih cepat dengan menghindari hambatan yang diciptakan oleh sistem bus.
VIRTUAL MEMORY
Virtual memory adalah sebuah sistem yang digunakan oleh sistem operasi untuk menggunakannya sebagai memori sekunder yaitu hard-disk seolah-olah ia menggunakannya sebagai memori internal/utama (RAM) fisik yang terpasang didalam sebuah sistem komputer. Sistem ini beroperasi dengan cara memindahkan beberapa kode yang tidak dibutuhkan ke sebuah berkas di dalam hard drive yang disebut dengan page file. Proses pemakaian virtual memory di windows umumnya dapat dilihat di task manager.
SISTEM BUS
Inti sebuah Motherboard (chipset) adalah beberapa bus yang menghantarkan sinyal antar masing-masing komponen. Bus dapat disebut sebagai lintasan umum / bersama yang digunakan untuk transfer data. Untuk komunikasi data, jalur ini dapat juga untuk komunikasi dua buah komputer atau lebih. Prosesor, memori utama, dan perangkat I/O dapat diinterkoneksikan dengan menggunakan bersama, yang fungsi utamanya adalah menyediakan jalur komunikasi untuk transfer data. Bus tersebut menyediakan jalur yang diperlukan untuk mendukung interupt dan arbitrasi.
1. Penghubung keseluruh komponen komputer dalam menjalankan tugasnya
2. Komponen komputer:
CPU
Memori
Perangkat I/O
BUS
Bus adalah jalur komunikasi suatu set kabel tunggal yang
digunakan untuk menghubungkan berbagai sub sistem.
Bus Arbitrasi
Bus arbitrasi adalah
proses memilih perangkat berikutnya sebagai bus master (perangkat yang
diijinkan untuk menginisiasi data pada bus setiap saat) dan menstransfer bus
mastership kepsds perangkat tersebut, bus arbiter dapat berupa prosesor atau unit
terpisah yang terhubung ke bus. Terdapat dua pendekatan yang dapat diterapkan
untuk bus arbi trasi. Pertama, Centralized Arbitration merupakan sebuah bus
arbital tunggal melakukan arbitration yang diperlukan. Kedua, Distributed
Arbitration yakni semua perangkat berpartisipasi dalam pemilihan bus master
berikutnya.
Bus Prosesor
Bus yang
diidentifikasikan oleh sinyal pada sinyal chip prosesor tersebut. Perangkat
yang memerlukan koneksi dengan cepat dengan kecepatan sangat tinggi ke
prosesor, seperti main memory dapat dihubungkan langsung ke bus ini.
Motherboard biasanya menyediakan bus lain yang lebih banyak perangkat. Dua bus
yang dapat diinterkoneksikan oleh satu circuit yaitu bridge yang
mentranslasikan sinyal dan protokol satu bus menjadi lainnya. Struktur bus
terikat erat dengan arsitektur prosesor, serta juga tergantung pada
karakteristik chip prosesor.
Interkoneksi Bus – Struktur Bus
Sebuah bus biasanya
terdiri atas beberapa saluran. Sebagai contoh: bus data terdiri atas 8 saluran
sehingga dalam satu waktu dapat mentransfer data 8 bit. Secara umum fungsi
saluran bus dikategorikan dalam tiga bagian, yaitu:
Saluran data
Saluran alamat
Saluran kontrol
Saluran Data
Lintasan bagi perpindahan data antar modul. Secara kolektif lintasan ini disebut bus data. Umumnya, jumlah saluran terkait dengan panjang word, misalnya 8, 16, 32 saluran.Tujuan: agar mentransfer word dalam sekali waktu. Jumlah saluran dalam bus dapat dikatakan lebar bus, dengan satuan bit, misal lebar bus 16 bit.
Saluran Alamat (Address Bus)
a) Digunakan untuk menspesifikasikan sumber dan tujuan data pada bus data
b) Digunakan untuk mengirim alamat word pada memori yang akan diakses CPU
c) Digunakan untuk saluran alamat perangkat modul komputer saat CPU mengakses suatu modul
d) Semua peralatan yang terhubung dengan sistem komputer, agar dapat diakses harus memiliki alamat
Contoh: mengakses port I/O, maka port I/O harus memiliki alamat hardwarenya
Saluran Kontrol (Control Bus)
Digunakan untuk mengontrol bus data, bus alamat dan seluruh modul yang ada. Karena bus data dan bus alamat digunakan oleh semua komponen maka diperlukan suatu mekanisme kerja yang dikontrol melalui bus kontro l ini.
Sinyal-sinyal kontrol terdiri atas:
Sinyal pewaktuan berfungsi untuk menandakan validitas data
dan alamat
Sinyal perintah berfungsi membentuk suatu operasi
Type Bus
1. Dedicated
Penggunaan alamat terpisah dari jalur
Keuntungan : Throughtput yang tinggi, karena kemacetan lalu lintas kecil
Kerugian : meningkatnya ukuran dan biaya sistem
2. Multiplexed
Penggunaan saluran yang sama untuk berbagai keperluan
Keuntungan : memerlukan saluran yang lebih sedikit, menghemat ruang dan biaya
Kerugian : diperlukan rangkaian yang lebih komplek untuk setiap modul
Sumber:
http://winssuye.blogspot.com/2012/11/arsitektur-set-instruksi-central-logic.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Register
https://www.scribd.com/doc/87218391/Arsitektur-Set-Instruksi
http://belajarit.um.ac.id/index.php/hardware/12-pengenalan-hardware/29-cpu.html
http://sawitri8580.wordpress.com/sistem-bus/
Selasa, 11 November 2014
Struktur Dasar Komputer
Struktur dasar komputer merupakan kerangka awal rancangan yang digunakan sebagai acuan dasar untuk menjadikan suatu sistem komputer yang utuh,dari atribut-atribut yang ada di dalam suatu sistem komputer memiliki 5 unit dasar yang harus ada agar terbentuknya suatu sistem komputer. Berikut adalah unit-unit dasar yang ada di dalam sistem komputer:
1.Unit masukan (Input Unit)
2.Unit kontrol (Control Unit)
3.Unit logika dan aritmatika (Arithmetic & Logical Unit / ALU)
4.Unit memori/penyimpanan (Memory / Storage Unit)
5.Unit keluaran (Output Unit)
Control Unit dan ALU membentuk suatu unit tersendiri yang disebut Central Processing Unit (CPU). Hubungan antar masing-masing unit yang membentuk suatu sistem komputer dapat dilihat pada gambar berikut:
Strukrur Dasar Sistem Komputer
Data diterima melalui Input Device dan dikirim ke Memory. Di dalam Memory data disimpan dan selanjutnya diproses di ALU. Hasil proses disimpan kembali ke Memory sebelum dikeluarkan melalui Output Device. Kendali dan koordinasi terhadap sistem ini dilakukan oleh Control Unit. Secara ringkas prinsip kerja komputer adalah Input – Proses – Output, yang dikenal dengan singkatan IPO.Berikut penjelasan dari setiap unit pada sistem komputer:
1.Unit Input
Bertugas untuk membaca inputan dari luar (Device) kemudian diteruskan ke memoriatau penyimpanan.
2.Unit Control
Berfungsi sebagai pengawasan dan pengendalian seluruh sistem komputer. Ia berfungsi seperti pengatur rumah tangga komputer, memutuskan urutan operasi untuk seluruh sistem, membangkitkan dan mengendalikan sinyal-sinyal kontrol untuk menyesuaikan operasi-operasi dan arus data dari bus alamat (address bus) dan bus data (data bus), serta mengendalikan dan menafsirkan sinyal-sinyal kontrol pada bus kontrol (control bus) dari sistem komputer. Pengertian mengenai bus dapat dilihat di bagian bawah halaman ini.
3.Unit ALU (Arithmetical & Logical Unit)
Unit ini berfungsi untuk melakukan perhitungan atau aritmatika & logika seperti menambah, mengurangi, mengalikan, membagi dan memangkatkan. Selain itu juga melaksanakan pekerjaan seperti pemindahan data, penyatuan data, pemilihan data, membandingkan data, dll.
4.Unit Memori
Unit memori bertugas untuk menampung data/program yang diterima dari unit masukan sebelum diolah oleh CPU dan juga menerima data setelah diolah oleh CPU yang selanjutnya diteruskan ke unit keluaran, didalam sistem komputer memiliki 2 jenis memori, yaitu ROM dan RAM.
5.Unit Output
Bertugas sebagai output hasil dari inputan yang diproses oleh CPU dan di tampilkan dalam penampil keluaran, sebagai contoh seperti Monitor dan printer.
Source :
http://radmarssy.wordpress.com/2007/02/07/struktur-dasar-komputer/
1.Unit masukan (Input Unit)
2.Unit kontrol (Control Unit)
3.Unit logika dan aritmatika (Arithmetic & Logical Unit / ALU)
4.Unit memori/penyimpanan (Memory / Storage Unit)
5.Unit keluaran (Output Unit)
Control Unit dan ALU membentuk suatu unit tersendiri yang disebut Central Processing Unit (CPU). Hubungan antar masing-masing unit yang membentuk suatu sistem komputer dapat dilihat pada gambar berikut:
![]() |
| Struktur Dasar Sistem Komputer |
Strukrur Dasar Sistem Komputer
Data diterima melalui Input Device dan dikirim ke Memory. Di dalam Memory data disimpan dan selanjutnya diproses di ALU. Hasil proses disimpan kembali ke Memory sebelum dikeluarkan melalui Output Device. Kendali dan koordinasi terhadap sistem ini dilakukan oleh Control Unit. Secara ringkas prinsip kerja komputer adalah Input – Proses – Output, yang dikenal dengan singkatan IPO.Berikut penjelasan dari setiap unit pada sistem komputer:
1.Unit Input
Bertugas untuk membaca inputan dari luar (Device) kemudian diteruskan ke memoriatau penyimpanan.
2.Unit Control
Berfungsi sebagai pengawasan dan pengendalian seluruh sistem komputer. Ia berfungsi seperti pengatur rumah tangga komputer, memutuskan urutan operasi untuk seluruh sistem, membangkitkan dan mengendalikan sinyal-sinyal kontrol untuk menyesuaikan operasi-operasi dan arus data dari bus alamat (address bus) dan bus data (data bus), serta mengendalikan dan menafsirkan sinyal-sinyal kontrol pada bus kontrol (control bus) dari sistem komputer. Pengertian mengenai bus dapat dilihat di bagian bawah halaman ini.
3.Unit ALU (Arithmetical & Logical Unit)
Unit ini berfungsi untuk melakukan perhitungan atau aritmatika & logika seperti menambah, mengurangi, mengalikan, membagi dan memangkatkan. Selain itu juga melaksanakan pekerjaan seperti pemindahan data, penyatuan data, pemilihan data, membandingkan data, dll.
4.Unit Memori
Unit memori bertugas untuk menampung data/program yang diterima dari unit masukan sebelum diolah oleh CPU dan juga menerima data setelah diolah oleh CPU yang selanjutnya diteruskan ke unit keluaran, didalam sistem komputer memiliki 2 jenis memori, yaitu ROM dan RAM.
5.Unit Output
Bertugas sebagai output hasil dari inputan yang diproses oleh CPU dan di tampilkan dalam penampil keluaran, sebagai contoh seperti Monitor dan printer.
Source :
http://radmarssy.wordpress.com/2007/02/07/struktur-dasar-komputer/
Arsitektur Komputer
Arsitektur komputer merupakan suatu sistem komputer dimana perancangan hardware pada komputer di rancang untuk saling terhubung dan menjadi suatu sistem, dalam hal ini implementasi dari perancangan dari setiap bagian akan lebih difokuskan terutama mengenai bagaimana sebuah CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM dll.
Sistem komputer dapat menggunakan teknologi yang berdasarkan Arsitektur Von Neumann atau Arsitektur Hardvad, dari kedua teknologi tersebut memiliki perbedaan dalam pengaksesan data.
Arsitektur Von Neumann adalah sistem komputer yang menggunakan bus tunggal dalam mengakses data dan memori (RAM dan ROM). Jadi arsitektur Von Neumann hanya memiliki satu jalur dalam pengaksesan sehingga ketika melakukan proses mengakses instruksi dan data dikerjakan secara sekuensial dan tidak bisa dilakukan secara simultan.
Arsitektur Harvard adalah arsitektur yang menerapkan pemisahan secara fisik antara memori program dan data,dengan kata lain sistem komputer arsitektur harvarad menfasilitasi jalur-jalur tersendiri agar dalam mengakses data dapat dilakukan secara cepat tanpa saling menunggu jalur yang kosong.
Ada sejumlah tingkatan dalam konstruksi dan organisasi sistem komputer. Perbedaan paling sederhana diantara tingkatan tersebut adalah perbedaan antara hardware dan software.
Tingkatan Dasar Arsitektur Komputer
Pada tingkatan ini Hardware sebagai tingkatan komputer yang paling bawah dan paling dasar, dimana pada hardware ini “layer” software ditambahkan. Software tersebut berada di atas hardware, menggunakannya dan mengontrolnya. Hardarwe ini mendukung software dengan memberikan atau menyediakan operasi yang diperlukan software.
Multilayerd Machine
Tingkatan dasar arsitektur komputer kemudian dikembangkan dengan memandang sistem komputer keseluruhan sebagai “multilayered machine” yang terdiri dari beberapa layer software di atas beberapa layer hardware.
1.CPU (Central processing Unit), yang mengendalikan semua unit sistem komputer yang lain dan mengubah input menjadi output.
- Primary storage (penyimpanan primer), berisi data yang sedang diolah dan program
- Control unit (unit pengendalian), membuat semua unit bekerja sama sebagai suatu sistem
- Aritmatika and logical Unit, tempat berlangsungnya operasi perhitungan matematika dan logika
2.Unit Input, memasukkan data ke dalam primary storage
3.Secondary storage (penyimpanan sekunder), menyediakan tempat untuk menyimpan program dan data saat tidak digunakan
4.Unit Output, mencatat hasil pengolahan
Source :
http://muhamadsyani.wordpress.com/2012/12/28/arsitektur-komputer/
Syahrul,2014,Pemrograman Mikrokontroler AVR Bahasa Assembly dan C,Informatika,Bandung
Tingkatan Dasar Arsitektur Komputer
Pada tingkatan ini Hardware sebagai tingkatan komputer yang paling bawah dan paling dasar, dimana pada hardware ini “layer” software ditambahkan. Software tersebut berada di atas hardware, menggunakannya dan mengontrolnya. Hardarwe ini mendukung software dengan memberikan atau menyediakan operasi yang diperlukan software.
Multilayerd Machine
Tingkatan dasar arsitektur komputer kemudian dikembangkan dengan memandang sistem komputer keseluruhan sebagai “multilayered machine” yang terdiri dari beberapa layer software di atas beberapa layer hardware.
1.CPU (Central processing Unit), yang mengendalikan semua unit sistem komputer yang lain dan mengubah input menjadi output.
- Primary storage (penyimpanan primer), berisi data yang sedang diolah dan program
- Control unit (unit pengendalian), membuat semua unit bekerja sama sebagai suatu sistem
- Aritmatika and logical Unit, tempat berlangsungnya operasi perhitungan matematika dan logika
2.Unit Input, memasukkan data ke dalam primary storage
3.Secondary storage (penyimpanan sekunder), menyediakan tempat untuk menyimpan program dan data saat tidak digunakan
4.Unit Output, mencatat hasil pengolahan
Source :
http://muhamadsyani.wordpress.com/2012/12/28/arsitektur-komputer/
Syahrul,2014,Pemrograman Mikrokontroler AVR Bahasa Assembly dan C,Informatika,Bandung
Jumat, 10 Oktober 2014
Etika Menulis di Dunia Maya
Menulis adalah hal yang menyenangkan bagi sebagian orang, akan tetapi dengan munculnya blog dan media sosial di era globalisasi seakan-akan orang yang berkecimpung di dunia maya (internet) di paksa untuk menulis sesuatu yang bertujuan untuk menginformasikan tentang suatu hal ke orang lain. Atas dasar tersebut sebuah tulisan atau artikel yang ada di internet harus memiliki batasan-batasan (etika) dalam menulis agar tidak merugikan pihak lain dari hasil tulisan yang akan di posting di internet.
Berikut etika yang harus di taati:
Source : http://ubay16.wordpress.com/2013/10/03/etika-menulis-di-internet/
Berikut etika yang harus di taati:
- Gunakanlah bahasa yang baik dan benar, jangan sampai menggunakan kata-kata kasar atau hinaan yang dapat menyebabkan orang lain sakit hati atau kurang nyaman membaca tulisan kita.
- Tidak menulis sesuatu yang berbau SARA sehingga menimbulkan perdebatan dikalangan orang banyak.
- Tidak mengupload gambar atau video yang kurang pantas atau gambar dan video yang menghina satu orang atau golongan , hindari menulis hal-hal yang negatif.
- Apabila menulis artikel usahakan mencari atau menjadi sumber yang dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan kebenaran artikel tersebut, bukan menjadi sumber artikel hoax.
- Buatlah tulisan yang merupakan hasil karya kita sendiri, bukan hasil dari menjiplak karya orang lain atau yang biasa disebut dengan “plagiarisme”
- Buatlahlah tulisan dengan bahasa yang mudah dimengerti, tidak berputar-putar, to the point pada topik yang akan dibahas.
- Mencantumkan sumber apabila kita mengutip atau mendapatkan referensi dari web atau blog lain.
Source : http://ubay16.wordpress.com/2013/10/03/etika-menulis-di-internet/
Minggu, 13 Juli 2014
TUGAS 4 : MERUBAH BENTUK FLOWCHART KONDISI-NON KONDISI, NON KONDISI-KONDISI
flowchart 1
flowchart 2
Diatas dapat kita lihat terdapat dua buah flowchart, dimana salah satunya ada yang berkondisi dan non-kondisi. Pertanyaannya adalah, apakah kita bisa merubah kedua jenis flowchart itu menjadi salah satu dari keduanya secara kebalikan.
Cara termudah adalah dengan mengubah logikanya.
Misal, pada flowchart 1 dengan mengubah logika jumlah mobil, apabila lebih atau kurang dari 25 mesin tak perlu menghitung ulang, cukup dengan memasukkan mobil. Maka tidak diperlukan perulangan.
Pada flowchart 1 terdapat flowchart non-kondisi, hal ini dapat dirubah seperti halnya pada flowchart 1.
Pengkondisian dapat dilakukan saat menghitung luas, dengan cara menanyakan ulang apakah angka yang dimasukkan sudah benar atau belum. Bila benar proses dapat berlanjut untuk menampilkan hasil, bila tidak maka kembali kepada proses memasukkan data.
Langganan:
Postingan (Atom)




